Selasa, 31 Juli 2018

Jangan lupa hisab diri

Bismillahirrahmanirrahim

Sesungguhnya musibah itu datangnya bukan dari Allah, ujian adalah akibat dari tangan kita sendiri. Ya. Diri kita sendiri loh, bukan Allah, bukan orang lain. Allah berfirman :

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
QS. Asy Syuraa: 30

Ayat ini bener2 jadi perenungan untuk aku. Tamparan untuk, ayolah, muhasabah terus. Hisab terus dirimu sendiri (jangan ngehisab orang lain). Nah. Banyak kan dosamu?

Beneran. Takut sekali dan jangan sampe dosa kita malah jadi musibah buat kita dan orang2 yang kita sayang.

Semoga Allah menerima ampunan kita, ampuni dosa2 kita, ijabahi doa2 kita, jauhkan kita dari segala maksiat dan marabahaya. Aamiin aamiin ya rabbal'alamiin 💗

Jumat, 11 Mei 2018

Bekam Solusi Kehamilan

Kali ini mau cerita tentang sedikit perjalanan nda dalam menunggu si buah hati. Nda dan suami nikah 1 Maret 2013. Alhamdulillah 'ala kulli hal, Allah beri kami kesempatan untuk saling menumbuhkan rasa dan cinta (hahaha 😅) selama 4 tahunan. 4 tahun 2 bulan lebih tepatnya. Tanggal 29 April 2017, jadi hari pertama nda tahu bahwa nda hamil. Alhamdulillah bini'matihi tathimmussholihat 💗

Sebelum cerita tentang bekam, nda mau kasi tau dulu kalau dulu pernah juga sih nda ikut program hamil sama dokter, pijat2, minum atau makan ini itu. Qadarullah belum berhasil. Alhamdulillah Allah kasi jalan nda lewat berbekam. Fyi, dulu nda pernah nyoba promil di :
1. Dokter Prita di Jakarta Islamic Hospital di Pasar Rebo. (Januari - Maret/April 2014)
2. Dokter Triani Ismelia di RS Jakarta Medical Center di Warung Buncit. (Akhir 2014 sampai medio 2016)
3. Dokter Ika di RS Asri Siloam Duren Tiga. (Desember 2016)

Jadi, considering promil sama dokter yang udah tiga kali qadarullah, dan nda udah hafal treatment lalala nya, nda pun mikir ah yaudah deh stop aja dulu promilnya. Kalo yang sedang berjuang buat hamil pasti tau gimana obat2an hormonal promil dan treatment nya bener2 bikin emosi labil n badan juga ga beres. Dalam sehari kadang bisa ngabisin obat 10 sampai 12 butir. Kebayangkan gimana liver kita kerja keras buat ngecerna obat2an tadi 😥

Akhirnya di Januari 2017 nda bilang ke aa kalo nda mau serius berbekam lagi. Dulu pernah sih bekam tapinya ga Istiqomah suka bolong2 dan setengah2 gitu hehe...jadi buat yang kali ini bener2 nda seriusin pengen bekam biar  ngedetox racun2 di hati. Nah plus poinnya, kalo racun di hati dah didetox insyaallah penyerapan herbal maupun obatnya makin mantep hehe

Nda bekam di BRC Pasar Minggu (Bekam Ruqyah Center). Nda ambil paket yang 13 titik. 9 titik utama + 1 hati + 3 reproduksi. Nah disini kita juga disarankan untuk mengkonsumsi herbal secara teratur. Herbal yang nda konsumsi antara lain : Madu Pahit BRC, Jelly Gamat, Nigellive (Habattussauda+olive oil dalam bentuk kapsul) dan sari kurma. Diminum 3xsehari 2 sdm (atau kapsul), 1 jam sebelum makan supaya herbal tadi cepat diserap tubuh dan mengoptimalkan kandungannya. Terapisnya juga enak diajak ngobrol dan bebas mau tanya2.

24 April 2017, terakhir kalinya nda n aa bekam. Kebetulan aa lagi libur kantor, jadi aa nya ikutan. Waktu itu nda udah siklus hari ke 35, belum mens. Terapisnya keberatan buat ngebekam di titik reproduksi karena mana tahu nda udah hamil hehe masyaallah, dikirain udah hamil aja nda udah seneeng banged! Akhirnya 3 titik reproduksi switch deh ke titik masuk angin 😆

29 April 2017, nda testpack deh. Alhamdulillah bini'matihi tathimmussholihat 💗 positif! For the first time in my life, my testpack is positive! Alhamdulillah...semua bener2 Allah yang mampukan, Allah yang ijinkan... masyaallah...la haula wa laa quwwata illa billah 💗

Buat temen2 di luar sana yang sedang menanti keturunan, i feel you.  Nda doain semoga Allah mudahin dan lancarkan segala ikhtiar dan doanya. Aamiiin ❤️ kalo mau tanya2 lebih lanjut jangan malu2 yah buat comment or email hehe Semoga tulisan ini bermanfaat 💗

Rabu, 09 Mei 2018

Assalamualaikum, anakku sayang!

Alhamdulillah setelah melewati 39 week 4 day, pada 23 Desember 2017 anak ayah dan ibu tercinta lahir ke dunia ini. Kami beri nama Hamka Abdullah. Jadi ceritanya suami nda seneng dan kagum banget sama tokoh asal Minang Buya Hamka hehehe. Terus ditambah pake Abdullah karena Abdullah itu nama yang Allah cintai. Harapan nda dan suami semoga kelak hamka jadi anak yang sholeh, pejuang agamanya, selalu inget Allah dan selalu dalam lindungan dan taufik hidayah Allah. Aamiin ya rabbal'alamiin.

Nda sangat bersyukur karena waktu lahiran ada mama, aa andi (suamiku) dan adik bungsuku acip yang nemenin momen2nya hehe.. qadarullah papa dan bang fadhil (adikku yang tengah) ga bisa dampingin karena ada kerjaan..beda pulau pula hehe nda di Jakarta, abang Fadhil di Pelalawan dan papa di Payakumbuh.

Long story short sekitar semingguan sebelum lahiran nda udah mulai batuk2 agak kenceng gitu. Kayanya ini gara-gara makan gorengan tiap selese jalan pagi deh 😅 you know kalo lagi hamil gede dan batuk kenceng, ya pipisnya jadi keluar kan yah hehe qadarullah waktu itu nda ga nyadar apa itu pipis atau ketuban. Seriously, i have no idea. Maklum, newbie di dunia perhamilan 😅

Nah 3 hari jelang lahiran, perut nda kenceng banget. Rasanya keras kayak jidat gitu lho 😐 kebetulan alhamdulillah mama dan acip udah dateng dari Padang. Pagi aa mau kantor, biasanya aa selalu pegang perut nda dulu. Qadarullah gerakannya ga sebegitu heboh kaya biasa. Mama bilang apa udah mau lahiran yah. Honestly nda belum ngerasain kontraksi loh.  Cuma perut aja yang rasanya kenceng banged.

Pagi di hari Kamis, H-2 lahiran, subuh2 kami memutuskan buat yaudahlah ya ke dokter aja. Biar di cek biar tenang juga. Oia, selama hamil dan lahiran nda selalu ke RSIA Duren Tiga by Brawijaya. Konsulnya sama Dokter Laksmi Maharani. Beliau dokter obgyn fetomaternal. Qadarullah hari kamis itu kebetulan jadwalnya beliau lagi kosong. Akhirnya di CTG dan periksa dalam sama bidan yang ada di RS (not sure bidan atau perawat yah hehehe)

Ternyata, qadarullah belum ada pembukaan..perut nda udah rasanya berat n sakit juga. Karena belum ada tanda2 melahirkan, akhirnya kita pulang. Sepulangnya, kita sempetin jalan2 di Pejaten village kali aja bisa memicu kontraksi hehehe

Jumat, H-1 lahiran, nda aa mama dan acip pun ke dokter laksmi. Kebetulan ada jadwalnya nih jam 3 sore. Alhamdulillah. Awalnya nda di CTG dulu. Baru deh konsul ama bu Laksmi. She's my favorite obgyn ever.

Di ruangan bu Laksmi, nda di USG. Disana ketauan ternyata air ketuban nda udah habis banged. Ga ada air sama sekali. That's why perut tuh jadi kenceng n keras banged. Dan gerakan bayi ga begitulah terasa lagi. Sabtu sebelumnya, masih di level 15 loh air ketubannya. Qadarullah jadi ga ada sama sekali.

Sebenernya, jam 10 pagi di hari Sabtu 23 Desember 2017, bu laksmi harusnya libur karena mau umroh. Considering kondisi nda yang harus segera dioperasi, bu laksmi pun memutuskan pagi jam 4 subuhnya, nda operasi.

Selesai konsul ama bu laksmi sekitar jam 4 sore. Kami pun harus bikin keputusan kapan operasinya. Jujur nda takuuuut banget sama operasi. Disuntik aja nda ga berani hehehe 😓 alhamdulillah bi idznillah... masyaallah.... Beruntung punya suami mama papa adik2 yang nyemangatin terus. Daripada bayinya kenapa2 kan... apalagi nda udah nunggu lama huhu

Bener-bener dukungan, semangat dan pengorbanan dari orang-orang terdekat bikin nda jadi kuat. Apalagi mama ga bobo2 selama di Jakarta. Takut nda kenapa2 ceuna 😅

Dear Hamka Abdullah, anakku sayang. Masyaallah. Alhamdulillah bi idznillah, kelahiran hamka adalah anugerah buat ibu, ayah dan seluruh keluarga besar. Jadi anak sholeh yah nak. Jadi anak yang berani melaksanakan perintah Allah dan berani meninggalkan larangan Allah. Anak yang zuhud, sabar, qanaah dan penuh semangat. Sehat selalu ya buah hati ibu dan ayah. We love you so much, sayang 💕😍😘

Rabu, 07 Oktober 2015

jangan lalaikan doa berikut


1. orang yang tertimpa penyakit namun ia lalai mengucapkan :

۞  أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ

"Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".
QS. Al-Anbiyaa : 83

Allah pun berfirman pada ayat setelahnya, QS. Al-Anbiyaa : 84

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ فَكَشَفْنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرٍّ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ أَهْلَهُۥ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَٰبِدِينَ

"Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah."

2. orang yang sedang berduka namun ia lalai dari mengucapkan

 لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."
QS. Al-Anbiyaa :87

Allah pun berfirman pada ayat setelahnya, QS. Al-Anbiyaa : 88

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ

"Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman."

3. orang yang dilanda ketakutan, namun ia lalai dari mengucapkan:
حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ...

"...Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".
QS. Ali 'Imran : 173

Allah pun berfirman pada ayat setelahnya, QS. Ali 'Imran : 174

فَٱنقَلَبُوا۟ بِنِعْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَضْلٍ لَّمْ يَمْسَسْهُمْ سُوٓءٌ وَٱتَّبَعُوا۟ رِضْوَٰنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ

"Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar."

4. dan orang yang tertimpa tipu daya jahat, namun ia lalai dari mengucapkan

وَأُفَوِّضُ أَمْرِىٓ إِلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرٌۢ بِٱلْعِبَادِ

"Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya".
QS. Al - Ghaafir : 44

Allah pun berfirman pada ayat setelahnya, QS. Al -Ghaafir : 45

فَوَقَىٰهُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِ مَا مَكَرُوا۟ ۖ وَحَاقَ بِـَٔالِ فِرْعَوْنَ سُوٓءُ ٱلْعَذَابِ

"Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk."



ikhwahfillah...sesungguhnya sebaik-baik doa adalah yang ada pada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam...untuk itu amalkanlah dan sering-seringlah membacanya...

sumber : ummihebat.blogspot.com

Selasa, 29 September 2015

WANITA MUSLIMAH DAN KEWAJIBANNYA TERHADAP TETANGGA



Sebagai unit masyarakat terdekat dengan kita, tetangga mendapatkan posisi yang tinggi dalam agama Islam. Allah azza wa jalla berfirman:
“Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.Dan, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya kalian…”
(QS. An-Nisaa’:36)

Nah, yang dimaksud tetangga dekat disini adalah tetangga yang masih memiliki hubungan nasab (darah) atau ikatan agama dengan kita. Sedangkan tetangga yang jauh adalah yang tidak ada hubungan darah maupun agama dengan kita. Lalu, maksud teman sejawat disini adalah teman dalam hal kebaikan (mudah-mudahan Allah selalu memberikan kita teman-teman yang selalu mengingatkan kepada kebaikan dan menegakkan kebenaran..aamiin ya rabbal ‘alamiin). Ada banyak sekali hadits tentang hubungan bertetangga, salah satunya
“Senantiasa Jibril berpesan kepadaku tentang hidup bertetangga, sampai aku menyangka bahwa dia (tetangga) akan mewarisinya.”
(Muttafaqun Alaih)

Kemudian dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, juga disebutkan:
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia tidak menyakiti tetangganya.”

Ukhti muslimah yang saya cintai karena Allah…mudah-muudahan kita menjadi wanita muslimah yang senantiasa membuka dirinya terhadap hidayah Allah, memiliki hati yang lembut, pemurah, berperangai halus dan mencintai tetangganya serta memiliki kepekaan perasaan terhadap tetangganya. Sangat penting bagi kita untuk peka terhada hal yang dapat menyakiti perasaan maupun merusak kehormatan mereka. Cintailah kebaikan bagi tetangga kalian sebagaimana mencintai diri sendiri.

Rasulullah  bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, bahwasanya dalam berbuat baik kepada tetangga, utamakanlah yang lebih dekat terlebih dahulu sebagai wujud bahwa kita sangat memelihara perasaan tetangga kita, karena biasanya tetangga yang dekat memiliki hubungan, muamalah serta kekerabatan yang lebih kental.

Lalu, bagaimana halnya dengan tetangga yang jahat? Mereka akan hidup sengsara, kesulitan dan dijauhkan dari nikmat iman; dimana iman adalah nikmat terbesar yang diberikan Allah pada manusia. Rasulullah telah bersumpah dalam hal ini dengan nama Allah sebanyak tiga kali.
“Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. ‘Ditanyakan kepadanya, “Siapakah dia itu ya Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Yaitu, orang-orang yang tetangganya tidak merasa aman atas kejahatannya.”
(Muttafaqun Alaih)


Wanita muslimah hendaklah bersabar dengan perlakuan tetangga yang menyakitkan dan menghadapi perlakuan tersebut dengan cara yang baik. Semoga kelak menjadi teladan pula hendaknya bagi tetangga lainnya. Mudah-mudahan kita dapat menjadi tetangga yang baik dan senantiasa dalam lindungan Allah…

Rabu, 15 Oktober 2014

Ilmu Bersyukur

tulisan ini merupakan ulasan dari kajian yang disampaikan oleh Ustad Ahmad Zainuddin Lc yang saya tonton di Rodja TV (Channel 719 Big TV). untuk menguasai ilmu bersyukur, satu hal yang harus kita lakukan adalah mengenali nikmat-nikmat yang Allah berikan. sifat khilaf yang tentu manusiawi, godaan setan serta hawa nafsu telah membuat kita dibutakan dari nikmat dan karuniaNya. ada beberapa nikmat terbesar dalam kehidupan seorang insan yang telah diberikan oleh Allah ta'ala, diantaranya :

1. Allah memberikan kita hidayah untuk beribadah, memberikan hati pikiran serta jiwa kita keterbesitan untuk melaksanakan ibadah serta Allah memberikan kita kemudahan untuk melaksanakan ibadah. nikmat ini lebih besar dari harta emas dan perak. sebagai kaum muslimin, kita hendaklah selalu berdoa dan memohon ketetapan hati dalam beribadah kepadaNya.  salah satu doa yang bisa kita praktekkan adalah:

"Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi 'ala diinik"
artinya : Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agamaMu.
HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz-Dzahab.

2. Nikmat bahwa kita tidak diberikan kesempatan untuk bermaksiat. entsh itu berzina, khamr, judi (segala sesuatu yang diharamkan oleh Allah. kita sering bersedih ketika kita belum diberikan Allah kelimpahan rejeki, lantas kita pun lupa dengan janji Allah bahwa mungkin sesuatu kelihatan buruk bagi kita padahal sebenarnya hal tersebut sangat baik untuk kita. cobalah berpikir positif dan lihat sisi baiknya. Allah sedang melindungi kita dari maksiat yang mungkin kita lakukan dengan harta yang berlimpah. mungkin kita bisa menggunakan kelimpahan tadi untuk berjudi, minum khamr dan perbuatan yang dimurkai Allah lainnya. bersyukurlah dan perbanyak syukur karena sesungguhnya Allah telah berjanji akan menambahkan nikmatNya pada hamba yang bersyukur, bukan?

3. nikmat sehat. nikmat sehat dan nikmat waktu luang merupakan nikmat terbesar namun selalu membuat manusia tertipu olehnya. berapa banyak hal yang dapat kita lakukan tatkala kita sehat dan punya waktu luang? apakah nikmat tersebut sudah kita manfaatkan untuk meng-upgrade iman kita? atau hanya terbuang sia-sia.

perbanyaklah mengenal nikmat karena dengan mengenalnya, bi idznillah, kita akan terhindar dari kufur nikmat. lihat keadaan sekitar dan berhentilah membandingkan nikmat yang ada di diri kita dengan orang lain. mulailah mensyukuri hal-hal yang telah didapat, menikmati setiap kesyukuran dan ucapkanlah selalu "alhamdulillah". semoga Allah selalu menambah nikmat dan karuniaNya untuk kita para hambaNya. aamiin ya mujibbassa'iliin.

Selasa, 14 Oktober 2014

Rela Menerima Qadha dan Qadar

Rela menerima qadha dan qadar Allah berarti tidak terkejut dengan segala ketetapan yang telah Allah berikan. Tetap gembira, tenang dan mengucapkan "Alhamdulillah" dalam menghadapi segala urusan dunia. Rela dan ridho terhadap keputusan Allah termasuk salah satu rukun iman, sehingga iman seorang muslim dapat dikatakan sempurna jika telah ridho terhadap baik dan buruknya keputusan Allah. Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim diterangkan bahwa Jibbril bertanya kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam perihal Islam kemudian iman. "Apa itu iman?" Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda, "(yaitu) kamu beriman kepada Allah, malaikat, kitab, rasul dan hari kiamat, serta beriman kepada ketentuan baik dan buruknya."

Ada masa-masa sebagai manusia yang khilaf dengan mudahnya kita berkata "Andai saja begini, maka tentu akan begitu". Sesungguhnya perkataan "andai" dan "jika" membuka pintu bagi setan untuk memperdaya hati kita untuk tidak rela dengan keputusan Allah. Ketika keadaan tidak sesuai dengan apa yang diidamkan oleh hati kita, hendaklah kita berkata :
Qadarullah wa maa sya'a fa'al
artinya : Segala yang terjadi berasal dari ketentuan dan kehendak Allah.

Adanya hal buruk yang menimpa diri kita janganlah dianggap karena kita telah berbuat salah ataupun kesalahan yang telah diperbuat malah menimpakan musibah. Segala sesuatu telah terjadi berdasarkan qadha dan qadar Allah, maka semua urusan adalah baik. Jika hal tersebut adalah hal yang baik, maka perbanyaklah bersyukur kepada Allah yang telah memberi sehingga kita termasuk orang-orang yang bersyukur. Jika ditimpa kesedihan, maka hendaklah kita bersabar sehingga kita termasuk orang yang bersyukur. Sebagaimana yang telah Allah janjikan dalam Surat Az-Zumar ayat 10 :
"Sesungguhnya hanyalah orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."